Desain Interior Biophilic untuk Hunian di Kota Padat
Mpnews.makmurproperty.com 20/10/2025, 09.12 WIB
Penulis: Nuzul Isnaini M. | Editor : Tim MP News
Malang, Mpnews.makmurproperty.com – Halo, Sobat FaMP! Pernah gak sih merasa sumpek atau penat tinggal di tengah kota yang penuh gedung, polusi, dan suara bising? Nah, tren baru dalam dunia desain interior kini hadir sebagai “obat penenang” buat kehidupan urban yang serba cepat yaitu desain biophilic.
Konsep ini bukan cuma soal mempercantik ruangan, tapi juga tentang menghadirkan koneksi alami antara manusia dan alam, bahkan di tengah padatnya kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Malang. Yuk, kita bahas bareng gimana desain biophilic bisa bikin hunian Sobat FaMP terasa lebih hidup dan menenangkan!
Apa Itu Desain Interior Biophilic?
Desain biophilic berasal dari kata “biophilia” yang berarti “cinta terhadap alam.”Konsep ini mengajak kita untuk menghadirkan elemen-elemen alami ke dalam ruang hunian—baik secara langsung (tanaman, cahaya alami, air) maupun tidak langsung (warna alam, tekstur kayu, motif batu, dan sebagainya).
Menurut World Green Building Council (2025), desain biophilic terbukti bisa:
Meningkatkan produktivitas hingga 15%,
Menurunkan stres dan kelelahan mental,
Meningkatkan kualitas tidur dan kebahagiaan penghuni rumah.
Dengan gaya hidup urban yang makin padat, tak heran kalau biophilic design jadi tren interior paling dicari di kota besar sepanjang tahun 2024–2025.
1. Cahaya Alami adalah Kunci Utama
Sobat FaMP, salah satu elemen terpenting dalam desain biophilic adalah pencahayaan alami.Cahaya matahari membantu mengatur ritme tubuh, bikin suasana hati lebih baik, dan mengurangi kebutuhan listrik.
Tips sederhana yang bisa dicoba:
Gunakan jendela besar atau skylight.
Pilih tirai tipis yang t ...(bersambung)