Bagaimana Perubahan Iklim Mempengaruhi Nilai Properti di Kawasan Pesisir?
mpnews.makmurproperty.com 25/10/2025, 08.57 WIB
Penulis : Nuzul Isnaini M. | Editor : Tim MP News
Malang, mpnews.makmurproperty.com – Halo, Sobat FaMP! Siapa sangka, dampak perubahan iklim ternyata bukan cuma soal cuaca ekstrem atau suhu bumi yang meningkat. Di dunia properti, perubahan iklim pelan-pelan mulai “mengubah peta nilai aset”, terutama di kawasan pesisir Indonesia. Sekarang, yuk kita bahas bareng gimana sih perubahan iklim bisa bikin harga properti di tepi pantai ikut “panas dingin”?
1. Naiknya Permukaan Laut: Ancaman Nyata untuk Properti Pantai
Menurut data terbaru dari BMKG (September 2025), permukaan laut di Indonesia naik sekitar 4,6 mm per tahun selama dua dekade terakhir. Efeknya? Beberapa daerah pesisir seperti Jakarta Utara, Pekalongan, dan Demak sudah mulai sering mengalami banjir rob dan penurunan tanah (land subsidence).
Kondisi ini bikin banyak investor mulai ragu membeli atau mengembangkan properti di daerah yang terlalu dekat bibir pantai, karena risiko kerusakannya makin tinggi.
2. Nilai Properti di Pesisir Turun, Kawasan Aman Iklim Justru Naik
Laporan Knight Frank Asia-Pacific Property Outlook 2025 menunjukkan bahwa properti di kawasan rendah dan rawan banjir mulai mengalami penurunan harga rata-rata 7–12% dalam tiga tahun terakhir. Sebaliknya, wilayah yang lebih tinggi seperti Batu (Malang Raya), Bogor, dan Ubud (Bali) justru ...(bersambung)